kejahatan di IPDN
April 10, 2007
Sunggung luar biasa, apa yg terjadi di IPDN, begitu busuk, memuakkan, menjijikkan, dan memalukan, namun ngga ada yg berani bicara, bahkan para praja yg teraniaya pun bungkam. Apa yg mereka bela? kehormatan? nama baik kampus? apakah karena IPDN adalah cita-cita, lalu mereka rela menerima apapun yg terjadi demi bertahan disana? relakah mereka melihat teman sesama praja dianiaya seperti binatang oleh para binatang? dimana hati mereka? mengapa mereka bungkam?
Sejauh ini cuma satu dosen (inu kencana) yg berani bicara tentang apa yg terjadi sebenarnya selama ini. dan itupun dia banyak mendapat intimidasi dan ancaman baik dari rekan kerjanya atau murid didiknya sendiri.
dimana dosen-dosen yg lain? dimana para karyawan? TIDAK MUNGKIN mereka tidak tahu apa yg terjadi. mereka hanya diam, menutupi kebusukan dikampus mereka. Mereka tidak bisa lagi membedakan antara baik dan jahat. mereka sudah menjadi satu bagian dengan semua kebusukan di IPDN.
ada beberapa praja yg keluar dari IPDN karena tidak kuat menahan kekerasan yg mereka alami, dan mereka berbicara tentang apa yg mereka alami. tapi mengapa kok gaungnya ngga kedengeran? pengaduan mereka lenyap seketika, tak ada yg perduli cerita mereka. dimana masyarakat sekitar? dimana polisi? Kalau beritanya udah masuk TV, baru mereka bergerak, menyelidiki, menangkap. Selama ini kemana aja, ngapain aja?
Semua kebusukan pasti akan terkuak, cepat atau lambat.
Apakah mereka akan selamanya bungkam? sampai kapan? apakah mereka akan hidup selamanya? apakah mereka masih bisa bungkam di hari pembalasan nanti? Satu yang pasti, semua perbuatan pasti diminta pertanggungan-jawab. Tak ada tempat untuk sembunyi.



April 11, 2007 at 8:15 am
nakal, nakal, nakaaal…